Login Form



Tujuh Cara Terbaik Agar Eksis di Dunia Maya PDF Print E-mail
Written by Isna Ch   
Monday, 30 January 2012 08:24

 

  1. Konsisten

 

-         Mengisi Blog kita setiap hari atau setiap minggu. Tetapkan jadwal bagi diri sendiri, lalu patuhi jadwal tersebut.

-         Tetapkan hal apa yang akan ditulis, bisa mengenai Kepenulisan, Anak, Keluarga, dan lain-lain

2. Pilihlah Media yang Anda Inginkan

-         Kita tidak perlu menulis di semua media jaringan sosial yang ada. Bisa memilih Blog, Tweet, Facebook. Atau bisa menghubungkan ketiganya.

3.  Tentukan Kode dan Gaya Pribadi

 

-         Bisa dengan menyusun hal-hal yang kita inginkan dan tidak inginkan untuk ditulis.

-         Sesedikit mungkin menulis tentang buku yang sedang kita garap

-         Tulis status saat pikiran sedang jernih. Jangan sharing berlebihan.

-         Berpikir positif 

Last Updated ( Monday, 30 January 2012 08:33 )
Read more...
 
Sapu Sihir PDF Print E-mail
Written by Wylvera W.   
Monday, 30 January 2012 08:10
SAPU SIHIR
Oleh: Wylvera W.
 
            Langit pagi masih redup. Kenderaan yang melintas di jalan masih menyalakan lampu. Aku sudah menyetir setengah dari jarak perjalananku ke kantor. Seperti ingin mengintip sosok seorang pacar, hatiku sedikit berdegup kencang setiap kali melintasi jalan Senopati. Laki-laki berseragam kuning itu selalu mencuri perhatianku. Hampir saban pagi, laki-laki itu siap dengan sapu di tangannya. Setiap jengkal area yang dicemari oleh sampah tak luput dari ayunan sapunya. Wajahnya selalu tenang. Bibirnya menggariskan senyum yang membuatku tak bosan untuk memandanginya saat mobilku terhenti karena lampu merah. Seringkali aku berkhayal tentang kehidupannya. Entah mengapa, tiba-tiba aku merasa yakin kalau laki-laki itu sosok orang yang sangat bertanggungjawab pada keluarga. Kuperhatikan gerak-gerik tubuhnya. Dengan sabar dia mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan lalu meraup sampah itu dan meletakkannya ke dalam karung. Lampu kembali hijau. Mobilku kembali melaju. Kutinggalkan laki-laki itu untuk melanjutkan tugasnya.
Last Updated ( Monday, 30 January 2012 08:19 )
Read more...
 
Berlapar-lapar Puasa PDF Print E-mail
Written by Agus Sofyan   
Monday, 30 January 2012 08:01
Berlapar-lapar puasa
Oleh: Agus Sofyan
 
Ada anak bertanya pada bapaknya:
 “Buat apa berlapar-lapar puasa?”
“Tadarus tarawih apalah gunanya?”
Bapaknya menjawab:
“Lapar mengajarmu rendah hati selalu.”
 “Tadarus artinya memahami kitab suci.”
“Tarawih mendekatkan diri pada Ilahi.”
 
*****
 
Ingat lagu Trio Bimbo tentang puasa?
Pasti ingat!!!
Jangan bohong deh!?
Tapi benarkah berlapar-lapar puasa mengajarkan kita menjadi rendah hati?
Dari beberapa buku yang pernah aku baca, memang ada disebutkan salah satu fungsi puasa adalah agar kita merasa empati dengan saudara-saudara kita yang kelaparan. Berpuasa memang membuat kita lapar. Tapi, apakah lapar tersebut sama dengan laparnya orang yang benar-benar sedang kelaparan? Coba renungkan! Lapar kita pada saat berpuasa sepertinya kok kurang mantap deh. Maksudku, kita lapar tapi tidak benar-benar merasa susah dengan kelaparan tersebut. Mengapa? Karena kita tahu bahwa kita cuma lapar untuk sementara. Kita tahu bahwa kita akan makan pada saat berbuka nanti. Bahkan ada diantara kita yang sudah siap-siap membalas dendam dengan mengoleksi dan mempersiapkan makanan kesukaannya jauh sebelum waktu berbuka. Sudah membuat skenario akan minum minuman yang ini dulu, kemudian makan makanan yang itu, kemudian ditutup dengan dessert yang nyaman. Coba bandingkan dengan rasa laparnya orang-orang yang sedang lapar dan tidak tahu kapan bisa mengganjal perut mereka dengan makanan?
Read more...
 
Rayhana PDF Print E-mail
Written by Ika Yuniar   
Monday, 30 January 2012 07:59

"Yo tengo una cosa para ti" (Aku punya sesuatu untuk mu) ucap Rayhana padaku. Wajah cantiknya tersenyum manis ketika menyerahkan sebuah tas karton berisi sebuah mug berwarna kuning cerah.
Gracias (terima kasih) jawabku. Ucapan terima kasihku disambutnya dengan senyum hangat yang sama ketika aku berjumpa dengannya untuk pertama kalinya setahun yang lalu di masjid Magdalena, Lima, Peru. 
Senyum hangat dan keramahannya yang membuatku nyaman untuk menjalin pertemanan dengannya. Semakin lama mengenalnya, semakin aku mengagumi sosoknya yang memberikan inspirasi semangat dan kegigihan seorang muslimah Peru.

Rayhana telah memeluk Islam sejak 3 tahun yang lalu. Dengan waktu yang relatif singkat itu, Rayhana tidak sungkan untuk terus mengenali Islam. Kerudung yang ia pakai dengan istiqamah adalah salah satu bukti kegigihannya untuk menjadi muslimah di negara di mana Islam adalah agama minoritas. 
Read more...
 
Pera Versus Pulen PDF Print E-mail
Written by Irra Dewi Yulianti   
Monday, 30 January 2012 07:57


    Pasti teman - teman  tahu apa yang dimaksud dengan pera versus pulen. 
    Ya betul, istilah umum untuk beras yang lalu dimasak menjadi nasi, makanan sehari – hari orang Indonesia pada umumnya.
    Menurut kamus Bahasa Indonesia Online, pera adalah berbutir - butir, tidak pulen. Lawan katanya, pulen, adalah empuk dan enak (pulan).
Beras adalah sumber karbohidrat yang besar, memberi tenaga pada manusia yang memakannya. Entah karena sudah terbiasa memakan beras, eh nasi, rasanya badan tidak bertenaga jika belum diisi nasi. Ungkapan yang populer di kalangan orang Indonesia adalah : “Ga nendang kalau belum makan nasi.” Aku setuju betul dengan pendapat itu. Bahkan kosa kata ‘makan’ selalu dihubungkan dengan makan nasi. 
    Tidak percaya ? Ini contohnya, jika ada yang bertanya kepada kita apakah kita sudah makan dan kita ‘hanya’ baru memakan kue – kue kecil atau non nasi maka sebagian besar kita pada umumnya akan menjawab belum, atau sudah tapi hanya makan makanan kecil. 
Read more...
 
More Articles...
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 13
FLP USA-CANADA, Powered by Joomla!; Joomla templates by SG web hosting